hahahaha
Rasanya saya pengen ketawa selebar-lebarnya, baru aja liat seorang pecundang besar yang selalu berusaha berbohong, tapi selalu ketauan. Kasian juga, gak punya etika, mau keliatan baik, tapi sulit menutupi keburukannya. Saya sudah sering mengelus dada kalo liat kelakuan dia. Anehnya dia seolah-olah gak tau kalau saya tau, atau memang gak tau beneran, entah. Ada benarnya ya, sifat seseorang itu sulit diubah. Dia akan seperti ini terus…dan terus…. Kasian.
menjadi salah satu teman terbaik bagi seseorang itu rasanya seperti dapet gelar kerajaan, gelar doktor, gelar ratu sejagad.
thanks to Carol :)
Bersabarlah dalam diammu, karena tulang rusuk tak pernah tertukar.
Rasa itu karunia. bisa datang kapan saja untuk siapa saja. bisa lenyap kapan saja karena sebab apa saja. dan juga bisa kembali kapan saja karena alasan apa saja. mintalah pada Sang Pemberi Rasa, agar diberikan rasa pada waktu yang tepat, untuk orang yang terbaik, dan dikekalkan, selalu dikembalikan utuh jika mulai berkurang.
“
| — |
(via artsianadevi)
erpa - 01-05-1433 / 24-03-2012 - 04.00 - JKT
(via erpa26)
Maha Besar Allah yang mampu membolak-balikkan hati ini
(via tina-yuliani)
|
GReY
Saya tiba-tiba teringat dengan kantor lama saya. Mengingatnya secara detil membuat saya tersenyum kecil. Semua hal senang maupun sedih disana menurut saya sangat enak untuk diresapi. Saya merasa bersyukur pernah menjadi bagian dari mereka. Teman-teman seperjuangan yang meskipun dibayar gak seberapa, tapi sangat hebat dalam berkarya. Untungnya waktu itu saya masih coba-coba bekerja di lingkungan media, jadi masalah honor gak terlalu dipikirkan. Tapi bener deh, banyak ilmu yang saya dapat dan sangat bermanfaat sampai detik ini.
Saya ditempatkan di divisi Event Promotion, hmm…pekerjaan yang sebenarnya gak sesuai dengan impian saya yang gemar menulis. Tapi saya jadi jatuh cinta juga dengan pekerjaan ini. Yah walaupun saya punya bos yang lumayan cerewet untuk ukuran laki-laki, dengan rambut rancung, dan rantai menjuntai di antara saku celana depan dengan dompetnya yang mungkin uangnyapun gak seberapa *wink. Karena divisi ini kebanyakan laki-laki jadi saya kebawa tangguh, malah kadang mereka lupa kalau saya perempuan hahaha. Tapi, saya sih gak keberatan, saya cuek aja. Paling enak kalau saya sakit atau terkena cidera, mereka sigap melayani saya sepenuh hati, berasa punya pacar banyak :D
Berada di lingkungan yang mengasikkan itu sulit didapat loh. Kadang pekerjaannya oke, tapi lingkungannya gak, atau sebaliknya. Nah saat itu saya dapat dua-duanya! Best moment saya yaitu sering melarikan diri ke ruang Redaksi hanya untuk mengintip model-model brondong nan ganteng di sesi pemotretan atau sekedar ngegosip sama Fashion Editor. Si bos paling tahu kebiasaan melarikan diri saya ini. Dengan tampang juteknya dia menghampiri saya ke ruang Redaksi, dan teriak “Meeting!” hahaha kangen si bos.
Teman-teman kantor adalah syarat utama untuk betah menjalani pekerjaan. Beruntung banget teman-teman kantor juga asik dijadiin teman ngumpul di luar jam kantor. Sampai sekarang semua masih terhubung selayaknya sahabat. Kadang terpikir memang begini ya berada di lingkungan media yang banyak orang bilang asik. Kenyataannya ya memang asik gak ada duanya. Pola pikir yang terbuka, apa adanya, santai, seru, menjadi sebuah perpaduan yang nikmat ibarat secangkir kopi :)
Sungguh pengalaman luar biasa yang pernah Tuhan beri. Saya selalu cinta GReY Magazine dan koloni-koloni di dalamnya. Kangen!